Showing posts with label Jaringan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan. Show all posts

Sunday, May 04, 2014

Transparent Proxy di Mikrotik

Setup Http Transparent Proxy di Mikrotik

Pada udah tau Proxy kan? Proxy merupakan sebuah aplikasi atau servis yang berfungsi untuk menyaring permintaan pada suatu server di jaringan kita. Karena itu proxy bisa melakukan blocking terhadap permintaan tertentu, dan juga proxy bisa menyimpan cache sehingga request yang sama pada suatu server akan diambil dari cache, sehingga performa jaringan akan lebih tinggi. Oke langsung aja ya, berikut langkah langkah untuk setup http proxy (saya menggunakan MikroTik versi 5.1.9) terdapat sedikit perbedaan syntax pada versi yang lain:
Login ke mikrotik anda (seperti biasa saya akan menggunakan terminal), kita enable service proxy dan settingan nya:
[admin@MikroTik] > ip proxy set enabled=yes
[admin@MikroTik] > ip proxy set parent-proxy-port=8080
[admin@MikroTik] > ip proxy set cache-administrator=email@admin.com
[admin@MikroTik] > ip proxy set always-from-cache=yes
[admin@MikroTik] > ip proxy set cache-on-disk=yes
[admin@MikroTik] > ip proxy set max-cache-size=unlimited
Langkah selanjutnya kita harus mengkonfigurasi firewall nat agar setiap request ke port 80 akan di redirect ke port proxy kita yaitu 8080
[admin@MikroTik] > ip firewall nat add chain=dstnat dst-port 80 protocol=tcp src-address=192.168.1.0/24 to-port=8080 action=redirect disabled=no
Sebagai tambahan, jika kita ingin menyaring situs tertentu atau kata kunci tertentu bisa menambahkan perintah berikut
[admin@MikroTik] > ip proxy access action=deny disabled=no path=*porn*
[admin@MikroTik] > ip proxy access action=deny disabled=no dst-host=*.facebook.com
Setting diatas akan memblok semua request dengan kata kunci –porn– dan memblok semua request ke situs facebook.com. Semoga bermanfaat ;) Selamat mencoba \m/


sumber http://fadhly.web.id

Friday, October 21, 2011

Model OSI

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringanyang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
Model referensi ini pada awalnya ditujukan sebagai basis untuk mengembangkan protokol-protokol jaringan, meski pada kenyataannya inisatif ini mengalami kegagalan. Kegagalan itu disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
§                     Standar model referensi ini, jika dibandingkan dengan model referensi DARPA (Model Internet) yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), sangat berdekatan. Model DARPA adalah model basis protokol TCP/IP yang populer digunakan.
§                     Model referensi ini dianggap sangat kompleks. Beberapa fungsi (seperti halnya metode komunikasi connectionless) dianggap kurang bagus, sementara fungsi lainnya (seperti flow control dan koreksi kesalahan) diulang-ulang pada beberapa lapisan.
§                     Pertumbuhan Internet dan protokol TCP/IP (sebuah protokol jaringan dunia nyata) membuat OSI Reference Model menjadi kurang diminati.
Pemerintah Amerika Serikat mencoba untuk mendukung protokol OSI Reference Model dalam solusi jaringan pemerintah pada tahun 1980-an, dengan mengimplementasikan beberapa standar yang disebut dengan Government Open Systems Interconnection Profile (GOSIP). Meski demikian. usaha ini akhirnya ditinggalkan pada tahun 1995, dan implementasi jaringan yang menggunakan OSI Reference model jarang dijumpai di luar Eropa.
OSI Reference Model pun akhirnya dilihat sebagai sebuah model ideal dari koneksi logis yang harus terjadi agar komunikasi data dalam jaringan dapat berlangsung. Beberapa protokol yang digunakan dalam dunia nyata, semacam TCP/IP, DECnet dan IBM Systems Network Architecture (SNA) memetakan tumpukan protokol (protocol stack) mereka ke OSI Reference Model. OSI Reference Modelpun digunakan sebagai titik awal untuk mempelajari bagaimana beberapa protokol jaringan di dalam sebuah kumpulan protokol dapat berfungsi dan berinteraksi.
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut
Lapisan ke-
Nama lapisan
Keterangan
7
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
6
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation(dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
5
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melaluiinternetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
2
Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
1
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnyaEthernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.





sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI

Friday, January 28, 2011

SNR Margin dan Line Attenuation jaringan ADSL Speedy
kredit buat mas micro di forum http://clearos-indonesia.com


Tabel 1: Klasifikasi SNR_Margin (Signal-to-Noise Margin)
-------------------------------- Makin TINGGI makin BAIK
--------------------------------------------------------
29,0 dB ~ ke atas = Outstanding (bagus sekali)
20,0 dB ~ 28,9 dB = Excellent (bagus) • Koneksi stabil.
11,0 dB ~ 19,9 dB = Good (baik) • Sinkronisasi sinyal ADSL dapat berlangsung lancar.
07,0 dB ~ 10,9 dB = Fair (cukup) • Rentan terhadap variasi perubahan kondisi pada jaringan.
00,0 dB ~ 06,9 dB = Bad (buruk) • Sinkronisasi sinyal gagal atau tidak lancar (ter-putus²).
--------------------------------------------------------

Tabel 2: Klasifikasi Line Attenuation (Redaman pada Jalur)
---------------------------------- Makin RENDAH makin BAIK
----------------------------------------------------------
00,0 dB ~ 19,99 dB = Outstanding (bagus sekali)
20,0 dB ~ 29,99 dB = Excellent (bagus)
30,0 dB ~ 39,99 dB = Very good (baik)
40,0 dB ~ 49,99 dB = Good (cukup)
50,0 dB ~ 59,99 dB = Poor (buruk) • Kemungkinan akan timbul masalah koneksi (tidak lancar, dsb).
60,0 dB ~ ke atas = Bad (amburadul) • Pasti akan timbul banyak gangguan koneksi (sinyal hilang, tidak bisa connect, dsb).
----------------------------------------------------------

Referensi:
Disarikan dari berbagai sumber
AT&T|Alcatel|Cisco|ComCast|Verizon|BellSympatico|Whirpool|DSLReports|WebA


Di mana nilai SNR Margin (SNRM) dan Line Attenuation (LA) dapat diperoleh?

Jika mode pemakaian modem menggunakan PPPoE / PPPoA (alias Routing Mode, atau tidak di-Bridge), nilai SNRM dan LA dapat diketahui melalui halaman manajemen (web management interface) modem/router ADSL masing². Biasanya pada bagian yg berkaitan dgn "Statistic", "Diagnostic", "Connection Log", "DSL Status", dan semacamnya.

Kalau di-Bridge, anda harus masuk ke modem/router melalui fasilitas Telnet dan memakai instruksi² CLI (Command Line Interface) untuk menampilkan data/informasi yg diinginkan. Detail dan syntax perintah mungkin berbeda untuk tiap merk dan model (karena perbedaan chipset, firmware, dsb). Lihat user manual dan/atau handbook CLI yg diterbitkan pembuat modem/chipset/firmware.

Tip: Kalau tidak mau repot, reset modem/router-nya dan connect kembali dgn mode Router atau Bridge+Route (PPPoE/PPPoA), pokoknya asal jangan mode Bridge murni.

PENTING !
ReSet (hard reset; cold reset) tidak sama dengan ReBoot atau ReStart. Me-reset modem/router ADSL akan menghapus SEMUA konfigurasi user dan mengembalikan setting ke factory default. Sebelum me-Reset modem, catat dulu:

* Nomer VPI dan VCI (data konfigurasi dasar koneksi ADSL TelkomSpeedy)
* Nomer Account (14xxXXxxXXxx@telkom.net) dan Password TelkomSpeedy.
* Administrator UserName dan Administrator Password dari modem/router ADSL.

Data di atas dibutuhkan unt bisa connect lagi dgn mode Router ataupun Bridge+Route.

Contoh kasus: Koneksi sering terputus, lambat, tidak bisa connect, dsb.

Bila perolehan nilai SNRM dan LA kita ternyata pada level cukup untuk memperoleh koneksi yg normal, kemungkinan letak sumber masalah bisa diredusir dgn [untuk sementara] mengesampingkan hal² yg berkaitan langsung dgn komponen primer pada infrastruktur jaringan, baik itu primary hardware kita sendiri ataupun milik provider.

Yang namanya "komunikasi" selalu melibatkan lebih dari satu partisipan (minimal dua). Sepanjang jalur (medium) komunikasi-nya oke, bila ada kelambatan atau hambatan lainnya, bisa jadi disebabkan karena masalah "persepsi" (kompatibilitas software, perbedaan protokol komunikasi, dsb). Ini menyebabkan message (isi pesan yg hendak dikomunikasikan) harus di-retransmit ber-ulang²; dan pihak penerima otomatis harus decoding/recoding ber-ulang² juga -- terjadilah perlambatan, atau malah gagal sama sekali karena kedua partisipan akhirnya "menyerah" (berhenti bertukar sinyal/data). Di mata user hal tsb sama dengan koneksi lambat (karena tersita pengulangan proses transmisi), atau gagal connect (tujuan koneksi tidak tercapai). Kita bisa lihat dalam kasus ini permasalahannya tidak pada gangguan medium namun lebih pada "tata-cara" berkomunikasi.

NOTE:

Bagi yg masih awam dgn dunia teknologi informasi, bila anda belum dapat menangkap maksud tersembunyi dari berbagai analogi yg terkandung dalam paragraf di atas, sekedar beberapa keterangan singkat berikut ini mungkin bisa membantu.

* Protocol: Browsing, Download, Chatting, Transfer File, dan berbagai bentuk kegiatan lainnya via Internet, dapat terselenggara berkat adanya standar "tata-cara berkomunikasi" yg disebut "protocol" dan "sub-protocol". Tanpa standarisasi aturan tsb berbagai macam mesin tidak akan dapat saling berhubungan atau mengerti apa yg harus dikerjakan.

* Coding/Decoding: Sinyal (code) dan Data (informasi) harus disampaikan dalam format, susunan dan ukuran yang "telah disepakati", dalam arti "dimengerti" oleh semua pihak/perangkat yg terlibat.

* Transmit/Re-transmit: Sinyal & Data boleh (dan harus) dikirim ulang jika penerima melaporkan apa yg telah diterimanya sampai saat itu tidak/belum sesuai dgn segala yg telah disepakati ketika pertama kali kontak (handshake). Tergantung bagaimana penulisan kode software-nya, frekuensi & format transmisi dapat berubah. Frekuensi bisa dipercepat atau diperlambat. Format bisa dipendekkan, dipanjangkan, dirubah bentuk dan/atau susunannya, dsb.

* Di antara Pengirim (initiator) dan Penerima (receptor) bisa terdapat lebih dari satu Perantara (mediator). Salah satu mediator itu misalnya adalah mesin yg secara generik disebut Router -- tugasnya memilih/menganalisa/memformat-ulang/menyampaikan bit² yg melaluinya ke pihak berikutnya (yg bisa merupakan Router atau mesin jenis lainnya). Setelah pesan diterima, receptor wajib memberitahu initiator bahwa pesan telah diterima dgn baik (ACKnowledge). Jalur yg harus dilalui [biasanya] sama dng jalur pengiriman, namun tidak tertutup kemungkinan mempergunakan jalur lain (bisa lebih jauh atau lebih dekat). Ada bermacam jenis Router. Mediator jenis lain misalnya adalah Proxy, Switch, dsb.

* Bila Sinyal dan/atau Data yg dikirim initiator -- sengaja atau tidak -- berisi kode² yg "tidak dikehendaki" oleh penerima (atau mediator), komunikasi sangat mungkin akan diputuskan. Alamat pengirim akan dicatat, dan transmisi selanjutnya dari sumber tsb tidak akan diproses.

Mengapa anda tidak bisa connect, atau connect-nya tidak lancar, padahal jalur komunikasi oke? Apakah komputer anda bersih dari malware? Apakah kebetulan anda mendapat "identitas/alamat bekas" dari user lain yg sebelumnya telah di-filter? Apakah di tengah jalan transmisi anda dialihkan ke mediator "gadungan" tanpa sepengetahuan anda? Apakah ada aspek² tertentu pada receptor/mediator yg telah diubah pemiliknya oleh karena satu dan lain alasan sehingga "tidak seperti biasanya"? Salah setting software? Software lain berperilaku "egois" dan menghalangi komponen lainnya?


SNR Margin (SNRM)
Signal-to-Noise Ratio (SNR)

• SNR ialah Perbandingan (ratio) antara kekuatan Sinyal (signal strength) dengan kekuatan Derau (noise level). • Nilai SNR dipakai untuk menunjukkan kualitas jalur (medium) koneksi. Makin besar nilai SNR, makin tinggi kualitas jalur tersebut. Artinya, makin besar pula kemungkinan jalur itu dipakai untuk lalu-lintas komunikasi data & sinyal dalam kecepatan tinggi. • Nilai SNR suatu jalur dapat dikatakan pada umumnya tetap, berapapun kecepatan data yang melalui jalur tersebut. • SNR tidak sama dengan SNRM, namun keduanya saling berkaitan erat satu sama lainnya. • Satuan ukuran SNR dan SNRM adalah decibel (dB) <-- logarithmic. Meskipun dituliskan dengan cara/nama (label) yg berbeda² (SNR, SNR Margin, Noise Margin, Margin, Receive Margin, dsb) pada tiap merk & model modem/router ADSL, yang dilapokan oleh alat itu sebenarnya adalah nilai SNRM, bukan nilai SNR [kecuali kalau disebutkan demikian secara spesifik pada manual peralatan]. Signal-to-Noise Margin (SNRM) 1. Perbedaan (margin) atau Perbandingan Relatif antara Kekuatan Sinyal ADSL dengan Derau (noise) yang ada pada jalur komunikasi. 2. Perbedaan antara nilai SNR_Sebenarnya dari suatu jalur komunikasi dengan SNR_yg_Dibutuhkan oleh jalur tersebut supaya bisa dipakai untuk menyelenggarakan komunikasi pada suatu tingkat kecepatan tertentu. Contoh: Misalkan diketahui bahwa kecepatan sebesar 384 kbps membutuhkan tingkat SNR sebesar 20 dB. Diketahui pula bahwa ternyata nilai SNR sebenarnya dari jalur yang dipakai tersebut adalah 45 dB. Maka dapat dihitung bahwa nilai SNRM nya adalah 25 dB, yaitu SNRM = SNR_Sebenarnya - SNR_yg_Dibutuhkan = 45 dB - 20 dB = 25 dB • Mengapa ketika kecepatan koneksi kita ditingkatkan dari 384 kbps menjadi 1000 kbps ternyata SNRM yang dilaporkan modem menurun, padahal perangkat koneksi dan perkabelan tidak ada yang diganti? Misalkan diketahui bahwa kecepatan sebesar 384 kbps membutuhkan tingkat SNR sebesar 20 dB. Diketahui bahwa ternyata nilai SNR sebenarnya dari jalur yang dipakai tersebut adalah 45 dB. Diketahui pula bahwa untuk meningkatkan kecepatan dari 384 kbps menjadi 1000 kbps dibutuhkan peningkatan SNR dari 20 dB menjadi 30 dB. Maka sekarang dapat dihitung bahwa nilai SNRM nya bukan lagi 25 dB melainkan 15 dB, yaitu SNRM (1000 kbps) = SNR_Sebenarnya - SNR_yg_Dibutuhkan pada 1000 kbps = 45 dB - 30 dB = 15 dB SNRM (384 kbps) = SNR_Sebenarnya - SNR_yg_Dibutuhkan pada 384 kbps = 45 dB - 20 dB = 25 dB * Sebagian merk/model ADSL Modem/Router menunjukkan dua nilai SNRM: DownStream SNRM dan UpStream SNRM. * DownStream SNRM menunjukkan nilai SNRM pada range frekuensi yg dipakai unt menghantarkan data/sinyal dari modem di DSLAM ke modem user (data masuk dari Internet). * UpStream SNRM adalah nilai SNRM pada rangkaian frekuensi yg dipakai unt mengirimkan data/sinyal dari modem user ke modem di DSLAM (data keluar menuju Internet). * Pada umumnya, nilai SNRM terendah yang diperlukan supaya proses SYNCH (sinkronisasi frekuensi sinyal antara modem ADSL kita dengan modem di peralatan DSLAM) dapat berlangsung dengan lancar adalah ±6,0 ~ ±7,0 dB. Nilai inilah yang biasa dicantumkan oleh pembuat modem pada manual sebagai persyaratan minimal supaya modem mampu bersinkronisasi dengan perangkat penyelenggara layanan koneksi. Pada kenyataanya kondisi jaringan berbeda satu sama lainnya. Sebagian jaringan mungkin membutuhkan SNRM minimal sampai ±10 dB. * SNRM hanya dapat diukur secara benar dari sisi pelanggan, yaitu dari soket telepon di mana modem kita hubungkan. Nilainya dapat -- dan kemungkinan akan -- berfluktuasi dari waktu ke waktu karena pengaruh interferensi sinyal radio, perangkat elektrik/elektronik lain di sekitar dan disepanjang jalur yang dilalui kabel tersebut, termasuk perubahan cuaca dan iklim. TIPS 1. Bersihkan soket telp. Air seni dan kotoran hewan lainnya akan menimbulkan oksidasi logam dan jamur yg membuat kelembaban meningkat. 2. Jangan taruh soket telp di lantai atau menanamnya di tembok yg lembab. 3. Hindari jaringan kabel telp yg banyak sambungan (di dalam maupun di luar rumah). Kalau perlu ganti dgn satu lajur utuh dari tiang telp sampai ke modem. Permintaan penggantian kabel dapat diajukan ke kantor Telkom setempat, biasanya dgn menghubungi nomer 117 (namun bisa segera dilaksanakan atau tidak tergantung persediaan kabel luar setempat). Kabel listrik bertegangan tinggi yg melintang relatif dekat dgn jaringan kabel telp bisa menjadi sumber gangguan. Pemasangan kabel yg ceroboh (kendor di terminal) juga akan menimbulkan masalah. 1. Jangan taruh telp atau memasang kabelnya terlalu dekat dgn sumber radiasi elektromagnetis (speaker, AC, dsb) dan sumber gelombang radio (microwave; antena in-door, wireless handset transceiver, dsb). Untuk perkabelan, beri jarak minimal ±30cm (1 feet); taruh lebih jauh lagi kalau ada sambungan kabel terbuka (segera dibungkus isolator). 2. Jangan meletakkan handphone yg dalam keadaan aktif dekat dgn perangkat komputer, apalagi modem! Ini cenderung selalu disepelekan ... rasakan sendiri akibatnya... tongue 3. Ganti trafo lampu neon tua, apalagi kalau sudah mengeluarkan bunyi. 4. Jangan meletakkan stabiliser [terutama stabilizer elektromekanis; stavol] dekat dgn perangkat komputer (kurang dari ±1 m). Line Attenuation * Nilai LA menunjukkan seberapa jauh kualitas sinyal dari/antara modem pelanggan sampai ke perangkat DSLAM di Sentral Otomat Telkom telah terdegradasi (melemah; menurun mutunya). Sama halnya dgn penurunan beda potensial (voltage) di ujung akhir akibat penggunaan kabel listrik yg terlalu panjang tanpa penguat. * Faktor jarak sangat berperan. Yang dimaksud dgn "jarak" di sini adalah jarak total panjangnya kabel, bukan seberapa jauh rumah/kantor kita dari DSLAM dan/atau Sentral Otomat Telkom. Biarpun bangunan hanya terpisah tembok, rangkaian kabel telp bisa saja berputar dulu mengelilingi blok perumahan. Makin jauh jarak modem anda dengan peralatan di DSLAM, makin tinggi nilai redamannya, alias makin buruk keadaannya (akibat makin tingginya jumlah sinyal yang hilang/teredam/melemah disepanjang jalur). Makin rendah nilai LA, makin besar kemungkinan kita akan mendapatkan kecepatan koneksi yang lebih tinggi (karena kualitas sinyal relatif terjaga, tidak banyak teredam/hilang/melemah akibat panjangnya jalur yang harus dilalui). * Selain panjang, diameter kabel (0,3~0,6 mm) juga berpengaruh, demikian pula dgn kondisinya (oksidasi, lembab/basah, sambungan kendor, banyak sambungan, dsb). TIPS 1. Periksa/test splitter dan/atau micro-filter. Angkat gagang telp. Dengarkan suara nada pilih. Suara berdenging atau kemerosok di pesawat telp dapat menjadi salah satu indikasi kerusakan splitter. Kemudian tekan tombol 0 dan simak. Tak boleh ada suara apapun di sini. 2. Jangan pakai splitter bermutu rendah, karena malah lebih sering menimbulkan gangguan daripada melaksanakan tugas sebenarnya (memisahkan frekuensi rendah dgn frekuensi tinggi). Frekuensi Rendah unt dilalui sinyal analog (voice); Frekuensi Tinggi unt sinyal digital ADSL. 3. Radiasi elektromagnetik (EMI/EMR/EMP) yg diakibatkan oleh sambaran petir di dekat jaringan kabel Telkom, PLN, atau disekitar tempat tinggal kita, dapat merusakkan rangkaian elektronik splitter. Jika kekuatannya cukup besar, ekses akan tembus ke UPS/Stabilizer, pesawat telepon/PABX, modem/router, mainboard + peripherals komputer, dan peralatan elektronik lainnya. CATATAN TAMBAHAN * Parameter lainnya (seperti Transmit/Receive Power, dll) akan disusulkan kalau waktu dan tenaga menginjinkan serta sumber daya lain (quota bandwidth, dsb) masih tersedia. * Permasalahan koneksi ADSL broadband TelkomSpeedy tidak hanya disebabkan oleh apa yg telah ditulis di atas. Cukup sering terdeteksi bahwa setelah di-trace ternyata bottle-neck (penyempitan) ada di network node milik SingTel Singapore (partner bisnis dari mana saat ini Telkom masih "kulakan" bandwidth). Lagi, jika waktu & tenaga mengijinkan bla...bla...bla... -- dan tak ada kesulitan dgn fasilitas upload image yg disediakan forum -- hasil tracing dgn signal plotter akan saya sertakan di forum sbg bahan masukan tambahan. * Telah lama diketahui bahwa pada jam² sibuk (peak hours; jam kantor; ±08:30~17:00~21:00WIB), mutu koneksi ADSL broadband TelkomSpeedy mengalami penurunan drastis akibat network congestion (kemacetan di jaringan akibat lalu-lintas pemakaian bandwidth melebihi kapasitas terpasang). Dalam hal ini jelas tak ada permasalahan teknis apapun pada semua perangkat yg terlibat (user, provider, dan partner komunikasi). Sama seperti kemacetan lalu-lintas pada jam² sibuk di ruas² jalan utama Jakarta seperti Thamrin~Sudirman, GajahMada~HayamWuruk, dsb, yg hampir setiap hari membuat pusing warga Jakarta, keadaan infrastruktur jalanan sebenarnya relatif baik² saja. Hanya jumlah pengguna yg tidak seimbang dgn kapasitas yg ada. Solusi: Berlangganan pada provider lain, unt dipakai sbg koneksi cadangan kalau jalur TelkomSpeedy sedang crowded bin letoy. Sebagai contoh, saat ini ada penawaran berbagai macam paket (Rp160.000/259.000/350.000/625.000/900.000 per bulan) koneksi broadband di situs IndosatM2. Periksa website ISP lainnya unt perbandingan. Perhatikan coverage area unt mengetahui apakah daerah anda tercakup dalam jangkauan servis mereka. Kirim e-mail atau telp unt minta informasi lebih lengkap. * Beberapa peralatan/instalasi yg potensial menjadi sumber gangguan: AC, kulkas, pompa air, kipas angin, microwave, oven elektrik, telp nirkabel (termasuk handphone), lampu fluorescent (neon), power adaptor, monitor, speaker, stabiliser elektro-mekanis, antena (segala jenis, termasuk built-in wireless antena pada laptop), pemancar radio di sekitar rumah, booster, alarm system, kabel listrik tua/terkelupas, dsb. Segala peralatan yg membangkitkan/merubah frekuensi memiliki potensi menjadi sumber gangguan -- tergantung cara pemakaian peralatan tsb oleh penggunanya, instalasi, jarak serta orientasi-nya terhadap perangkat koneksi ADSL (milik user dan/atau milik provider). Tidak jarang terjadi kondisi perangkat kita (user & provider) sebenarnya baik² saja, namun sumber interferensi-nya yg terlalu besar sehingga mengacaukan operasi normal perangkat tsb. Atau, perangkat kita yg ternyata beroperasi pada kondisi pas²-an (terlalu dekat dgn margin error) sehingga rentan terhadap perubahan sekelilingnya. Dalam keadaan seperti itu, gangguan sedikit saja sudah mampu mengacaukan keadaan yg sebelumnya tampak "normal²" saja. * Hasil Ping hanya menunjukkan Latency antara satu atau lebih titik koneksi, tidak bisa dipakai sendirian begitu saja unt menggambarkan kualitas jaringan. Latency (round-trip time) diukur dari Pengirim > Penerima > Pengirim (dari Sumber sinyal, ke Penerima, balik lagi sampai ke Pengirim). Kalau hasil ping jelek, tidak selalu berarti kualitas jaringannya yg jelek. Bisa jadi si penerima "sedang-terlalu-sibuk" (over-loaded; over-burdened) unt memberikan respons -- meskipun bisa berarti juga "under-performance", misalnya karena salah instalasi dan/atau spesifikasi platform. Atau sinyal ping corrupt di tengah jalan.

Masalah jaringan terlalu kompleks unt bisa dipecahkan/dianalisa hanya dgn satu alat ukur; apalagi jaringan global semacam InterNet[works]. Dan 100 alat ukur boleh dipakai dgn cara bagaimanapun, sepanjang "meteran" tsb tidak dikalibrasi, hasilnya tidak akan pernah akurat.

Jadi tidak perlu posting hasil ping sampai puluhan baris. Cukup beberapa baris saja (dgn packet size standar, 32 Bytes). Pelajari baik² cara penggunaan suatu network tool (ping, traceroute, netsh, whois, netperf, ttcp, dsb) supaya kita jangan sampai salah kena tuduh sbg "pengacau"... tongue Misalnya, ping berkali² ke suatu server/situs dalam jangka waktu pendek bisa diartikan sbg flooding ataupun attack.

Atau posting ping result secara tidak relevan & ber-ulang² di forum... itu bisa diartikan sbg spamming ... [walaupun aslinya mungkin dilakukan karena masalah tidak/belum tahu saja]. Seribu baris ping result di-posting di forum sekalipun tidak bakal merubah keadaan, hanya akan "mengotori" rumah sendiri, ... toh bukan kita yg punya TelkomSpeedy,

Thursday, June 17, 2010

Cara Crimping Kabel UTP

mungkin untuk sebagian orang yang sudah bergelut di dunia IT sudah tidak asing lagi dengan cara meng-crimping kabel UTP tapi bagi seseorang yang belum mengetahui  mengenai cara instalasi kabel utp dan ingin sekali belajar bagaimana sebuah komputer bisa mengirim dan menerima data hanya dengan sebuah kabel.akan di kupas pada tulisan kali ini

1.sebelum membuat kabel perlu kita kupas kabel luar dari utp pada saat  pengupasan sekitar 1 inchi dari ujung nya agar pada saat melakukan pemasang RJ45 bisa menghasilkan crimping yang bagus dan kuat.
2.pastikan pada saat mengupas kabel luar tidak mengenai kabel kawat yang di dalam 1 pun agar kabel bisa terkoneksi dengan baik jika terpotong atau tergores pada awal nya memang berjalan dengan baik namun setelah beberapa waktu akan rusak dan tidak terkoneksi lagi.
3.setelah mengupas kabel luar langkah selanjutnya pisahkan kabel tersebut dan di luruskan pada tiap-tiap kabel agar pada saat di crimping menghasilkan kabel yang berkualitas.pisahkan kabel warna orange ke kiri  dan ke kanan warna cokelat lalu kita pisahkan pasangan warna hijau dan putih hijau.putih hijau ke  sebelah kiri
dan hijau ke sebelah kanan lalu tinggal mengurai pasangan warna biru di bagian tengah agar proses  penguraian kabel lebih mudah dan efisien.
jika di lihat pada gambar di samping terlihat jelas hasil penguraian sesuai petunjuk yang di atas.tidak sulit dan tidak memakan waktu banyak.
4.kita sudah meluruskan masing-masing kabel konduktor ke urutan yang sesuai dengan standar pengkabelan.bagaimana urutan kabel standar??urutan kabel standar di sebut dengan 568-B untuk urutan kabel yang lebih jelas bisa di lihat di bawah ini
di atas sudah jelas susunan kabel konduktor pada masing-masing jenis topologi kabel,ada untuk straight kabel dan crossover kabel,jika sudah jelas kita lanjut pada langkah ke 5.
5.langkah selanjutnya kita potong semua kabel konduktor dengan cara di rapatkan semua kabel yang tadi sudah di luruskan usahakan agar potong secara rata dengan sudut 90 derajat sekitar 1/2 inchi dari kabel luar, jangan potong kabel terlalu pendek agar nanti nya dapat mencengkram kontak konduktor pada RJ45.
lihat gambar di samping pastikan potongan rata dan clear tanpa ada yang pendek pada masing-masing kabel.
6.langkah selanjutnya memasukan kabel konduktor ke RJ45 pastikan kabel konduktor di pegang secara kuat agar kabel-kabel tersebut tidak mengalami pergeseran susunan kabel (tidak rata) dan masukan kabel dengan urutan awal warna orange dari kiri dan masukan ke RJ45.
pastikan kabel konduktor menempel pada kontak konduktor pada RJ45 bisa di lihat pada gambar di samping.
7.masuk pada tahap peng-crimpingan.pada tahap ini pastikan kembali hasil dari memasukan kabel ke RJ45 dan dorong kabel dan usahakan sampai ke dalam kontak RJ45 pada setiap kabel konduktor lalu tekan alat crimpping sampai berbunyi “klik” pada RJ45.
8.jika sudah pada kabel ujung pertama lakukan cara yang atas untuk mengulangi kabel ujung kedua.jika kebutuhan nya adalah straight susunan pada kabel pertama sama kan dengan kabel kedua,jika kebutuhan crossover bedakan uraian kabel contoh nya sebagai berikut:
seperti gambar di atas jika ingin membuat kabel straight buatlah masing-masing ujung kabel dengan susunan straight dan jika ingin membuat kabel crossover ujung pertama mengunakan susunan straight dan ujung kedua mengunakan crossover.
9.oke,tahap terakhir adalah pengecekan koneksi kabel dengan mengunakan kabel tester agar semua kabel konduktor bisa di gunakan dengan baik contoh gambar kabel tester seperti gambar di bawah ini:
jika sudah terkoneksi dengan baik (semua lampu indikator pada kabel tester berkedip/
menyala) berarti tahap instalasi membuat kabel utp sudah selesai dan sesuai prosedur.jika ada penjelasan yang belum jelas mohon di berikan pertanyaan.saya akhiri sampai di sini

Sunday, March 28, 2010

TIP AND TRIK MEMATIKAN KOMPUTER JARINGAN

Dalam komputer manage, anda bisa melihat file system orang atau anda juga bisa menghentikan atau menghidupkan jaringan komputer lain, atau juga format flashdisk orang, dan bisa juga mengambil semua data komputer lain, Shutdown komputer orang lain dalam satu lan.
" YANG PASTI KITA HARUS JADI ADMIN DULU"

Caranya : > Klik kanan my komputer
> manage > klik kanan komputer management local > pilih konek to
another Computer dan tunggu sampai muncul semua
> pilih salah satu komputer lain
> klik kanan computer management ( nama komputer lain)
dan pilih properties > pilih advance > cari startup > setting > cari sutdown dan ok

Thursday, March 25, 2010

KAMUS JARINGAN 

ADSL - Asymetric Digital Subscriber Line. Sebuah tipe DSL dimana upstream dan downstream
berjalan pada kecepatan yang berbeda. Dalam hal ini, downstream biasanya lebih tinggi.. Secara
teori, ASDL dapat melayani kecepatan hingga 9 mbps untuk downstream dan 540 kbps untuk
upstream.

Anonymous FTP - Situs FTP yang dapat diakses tanpa harus memiliki login tertentu. Aturan
standar dalam mengakses Anonymous FTP adalah dengan mengisikan "Anonymous" pada isian
Username dan alamat email sebagai password

ARPANet - Advanced Research Projects Agency Network. Jaringan yang menjadi cikal-bakal
terbentuknya Internet. Dibangun pada akhir dasawarsa 60-an hingga awal dasawarsa 70-an oleh
Departemen Pertahanan Amerika Serikat sebagai percobaan untuk membentuk sebuah jaringan
berskala besar (WAN)

Bandwidth - Besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam
koneksi melalui sebuah network

Bridge - adalah peranti yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasar informasi
pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan jaringan yang sama. Setiap jaringan
seharusnya hanya mempunyai sebuah bridge utama

Coaxial – Jenis kabel yang terdiri dari sebuah kabel tembaha yang dikelilingi oleh siolasi dan
pelindung lubang kabel yang dihubungkan dengan tanah

DHCP - Dynamic Host Control Protocol memungkinkan satu komputer atau peralatan
jaringan lainnya(seperti router) memberikan serangkaian alamat IP pribadi kita ke PC
yang lain


Dial-up Connection - Suatu jenis koneksi Internet yang memakai saluran telepon untuk
menentukan koneksi. Koneksi ini populer tapi sangat lambat. Komputer menentukan koneksi
internet dengan telepon sebagai modemnya

DNS - Domain Name Service. Merupakan layanan di Internet untuk jaringan yang menggunakan
TCP/IP. Layanan ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dengan
nama
bukan
dengan menggunakan alamat IP (IP address). Singkatnya DNS melakukan konversi dari nama ke
angka. DNS dilakukan secara desentralisasi, dimana setiap daerah atau tingkat organisasi memiliki
domain sendiri. Masing-masing memberikan servis DNS untuk domain yang dikelola.

DSS – Digital Satelleite System. Jenis dial-up connection yang memakai piting satelit untuk men-
download informsi dari internet. Koneksi ini cepat tapi hanya satu arah, maka harus menentukan
dial up connection lewat saluran telepon untuk memulai internet

DSL - Digital Subscriber Line. Sebuah metode transfer data melalui saluran telepon reguler. Sirkuit
DSL dikonfigurasikan untuk menghubungkan dua lokasi yang spesifik, seperti halnya pada
sambungan Leased Line (DSL berbeda dengan Leased Line). Koneksi melalui DSL jauh lebih cepat
dibandingkan dengan koneksi melalui saluran telepon reguler walaupun keduanya sama-sama
menggunakan kabel tembaga. DSL menawarkan alternatif yang lebih murah dibandingkan dengan
ISDN

Download - Istilah untuk kegiatan menyalin data (biasanya berupa file) dari sebuah komputer yang
terhubung dalam sebuah network ke komputer lokal. Proses download merupakan kebalikan dari
upload

Downstream - Istilah yang merujuk kepada kecepatan aliran data dari komputer lain ke komputer
lokal melalui sebuah network. Istilah ini merupakan kebalikan dari upstream.

Email - Electronic Mail. Pesan, biasanya berupa teks, yang dikirimkan dari satu alamat ke
alamat lain di jaringan internet. Sebuah alamat email yang mewakili banyak alamat email
sekaligus disebut sebagai mailing list. Sebuah alamat email biasanya memiliki format
semacam username@host.domain, misalnya: myname@mydomain.com

Ethernet - Ethernet adalah protokol LAN yang dikembangkan oleh Xerox Corporation yang
bekerjasama dengan DEC dan Intel pada tahun 1976. Ethernet menggunakan topologi bus atau star
dan medukung transfer data sampai dengan 10 Mbps. Versi terbarunya, Gigabit Ethernet,
mendukung tranfer data sampai dengan 1 Gigabit per detik atau 1000 Mbps

Ethernet Crossover Cable – Jenis kabel ethernet khusus yang membolehkan dua koputer
berhubungan satu sama lain secara langsung melalui adapter jaringan Ethernetnya

Fast Ethernet - Fast Ethernet seperti Ethernet biasa, namun dengan kecepatan transfer data
yang lebih cepat, sampai dengan 100 mbps. Ethernet ini juga disebut 100BaseT.

Firewall - Kombinasi dari hardware maupun software yang memisahkan sebuah network menjadi
dua atau lebih bagian untuk alasan keamanan.

File server - Sebuh komputer pada suatu jaringan yang menyediakan lokasi senteral untkk
menyimpan file sehingga semua komputer lain pada jaringan bisa mengaksesnya

FTP - File Transfer Protocol. Protokol standar untuk kegiatan lalu-lintas file (upload maupun
download) antara dua komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Sebagian sistem FTP
mensyaratkan untuk diakses hanya oleh mereka yang memiliki hak untuk itu dengan mengguinakan
login tertentu. Sebagian lagi dapat diakses oleh publik secara anonim. Situs FTP semacam ini
disebut Anonymous FTP

Gateway - Dalam pengertian teknis, istilah ini mengacu pada pengaturan hardware maupun
software yang menterjemahkan antara dua protokol yang berbeda. Pengertian yang lebih
umum untuk istilah ini adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke sebuah sistem
lain yang terhubung dalam sebuah network

GPRS - General Packet Radio Service. Salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel).
Dibandingkan dengan protokol WAP, GPRS memiliki kelebihan dalam kecepatannya yang dapat
mencapai 115 kbps dan adanya dukungan aplikasi yang lebih luas, termasuk aplikasi grafis dan
multimedia

GPS - Global Positioning System adalah sistem navigasi menggunakan 24 satelit MEO (medium
earth orbit atau middle earth orbit) yang mengelilingi bumi dan penerima-penerima di bumi.

IMAP - Internet Message Access Protocol. Protokol yang didisain untuk mengakses e-mail.
protokol lainnya yang sering digunakan adalah POP

Internet - Sejumlah besar network yang membentuk jaringan inter-koneksi (Inter-connected
network) yang terhubung melalui protokol TCP/IP. Internet merupakan kelanjutan dari ARPANet
dan kemungkinan merupakan jaringan WAN yang terbesar yang ada saat ini

Intranet - Sebuah jaringan privat dengan sistem dan hirarki yang sama dengan internet namun tidak
terhubung dengan jaringan internet dan hanya digunakan secar internal.

IP Address - Alamat IP (Internet Protocol), yaitu sistem pengalamatan di network yang
direpresentasikan dengan sederetan angka berupa kombinasi 4 deret bilangan antara 0 s/d 255 yang
masing-masing dipisahkan oleh tanda titik (.), mulai dari 0.0.0.1 hingga 255.255.255.255.

IPX/SPX - Jenis protocol komunikasi yang dipakai oleh komputer-komputer untuk berkomunikasi
satu sama lain pada suatu jaringan. Kebanyakan jaringan lebih menyukai TCP/IP ketimbang
SPX/IPX, karena TCP/IP adalah protocol yang dipakai di Internet

ISDN - Integrated Services Digital Network. Pada dasarnya, ISDN merupakan merupakan jalan
untuk melayani transfer data dengan kecepatan lebih tinggi melalui saluran telepon reguler. ISDN
memungkinkan kecepatan transfer data hingga 128.000 bps (bit per detik). Tidak seperti DSL,
ISDN dapat dikoneksikan dengan lokasi lain seperti halnya saluran telepon, sepanjang lokasi
tersebut juga terhubung dengan jaringan ISDN

ISP - Internet Service Provider. Sebutan untuk penyedia layanan internet

LAN - local-area network. Komputer yang terhubung berada pada tempat yang berdekatan
secara gografis (misalkan satu gedung)

Leased Line - Saluran telepon atau kabel fiber optik yang disewa untuk penggunaan selama 24
jam sehari untuk menghubungkan satu lokasi ke lokasi lainnya. Internet berkecepatan tinggi
biasanya menggunakan saluran ini.

Mbps - megabyte per second. Ukuran bandwidth, atau aliran komunikasi, melalui suatu
jaringan atau media komunikasi lain

Network - adalah sekumpulan dua atau
lebih sistem komputer yang digandeng dan
membentuk sebuah jaringan. Internet sebenarnya adalah sebuah network dengan skala
yang sangat besar

Network bridge - Bagian dari device hardware atau software yang membuat koneksi di antara
jenis-jenis media jaringan yang berbeda. Windows XP menyediakan software network bridge yang
mudah di-setup


Mbps - megabyte per second. Ukuran bandwidth, atau aliran komunikasi, melalui suatu
jaringan atau media komunikasi lain


Network - adalah sekumpulan dua atau
lebih sistem komputer yang digandeng dan
membentuk sebuah jaringan. Internet sebenarnya adalah sebuah network dengan skala
yang sangat besar.

Network bridge - Bagian dari device hardware atau software yang membuat koneksi di antara
jenis-jenis media jaringan yang berbeda. Windows XP menyediakan software network bridge yang
mudah di-setup.


Node - Suatu komputer tunggal yang tersambung dalam sebuah network.

Packet Switching - Sebuah metode yang digunakan untuk memindahkan data dalam
jaringan internet. Dalam packet switching, seluruh paket data yang dikirim dari sebuah node
akan dipecah menjadi beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keterangan mengenai asal
dan tujuan dari paket data tersebut

POP - Post Office Protocol. Protokol standar yang digunakan untuk mengambil atau membaca
email dari sebuah server. protokol POP yang terakhir dan paling populer digunakan adalah POP3.
protokol lain yang juga sering digunakan adalah IMAP. Adapun untuk mengirim email ke sebuah
server digunakan protokol SMTP

Port - Titik koneksi pada sebuah komputer yang datanya bisa diberikan dan diambil. Beberapa port
berbentuk fisik, misalnya port TCP/IP yang dipakai sebuah komputer untuk berkomunikasi dengan
komputer-komputer lain di Internet.

PPP - Point to Point Protocol. Sebuah protokol TCP/IP yang umum digunakan untuk
mengkoneksikan sebuah komputer ke internet melalui saluran telepon dan modem

Protokol - Protocol. Seperangkat aturan yang mengatur secara tepat format komunikasi antar
sistem. Sebagai contoh, protokol HTTP mengatur format komunikasi antara browser web dan
browser server. Protokol IMAP mengatur format komunikasi antara server email IMAP dengan
klien

PSTN - Public Switched Telephone Network. Sebutan untuk saluran telepon konvensional yang
menggunakan kabel.

Repeater - Suatu perangkat yang dipasang di titik-titik tertentu dalam jaringan untuk
memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan
bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh. Ini di perlukan
karena sinyal-sinyal mengalami perlemahan dan perubahan bentuk selama transmisi

RJ-11 - Stopkontak modul standar yang dipakai untuk koneksi telepon. RJ-11 bisa mencapai enam
pin tetapi biasanya hanya memakai empat pin.

RJ-45 connector - Stopkontak modul standar yang dipakai untuk jaringan Ethernet. RJ-45
connector mempunyai delapan pin, yang kadang-kadang dinamakan position

Router - Sebuah komputer atau paket software yang dikhususkan untuk menangani koneksi antara
dua atau lebih network yang terhubung melalui packet switching. Router bekerja dengan melihat
alamat tujuan dan alamat asal dari paket data yang melewatinya dan memutuskan rute yang harus
digunakan oleh paket data tersebut untuk sampai ke tujuan.

Routing - Proses dari penentuan sebuah path yang di pakai untuk mengirim data ke tujuan tertentu.

SDSL - Symmetric Digital Subscriber Line. Salah satu tipe DSL yang memungkinkan
transfer data untuk upstream maupun downstream berjalan pada kecepatan yang sama.
SDSL umumnya berkerja pada kecepatan 384 kbps (kilobit per detik).


Server - Suatu unit yang berfungsi untuk menyimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan
komputer.komputer server akan melayani seluruh client atau workstation yang terhubung ke
jaringannya.

SMTP - Simple Mail Transfer Protocol. Protokol standar yang digunakan untuk mengirimkan email
ke sebuah server di jaringan internet. Untuk keperluan pengambilan email, digunakan protokol POP.
SSH - Secure Shell. Protokol pengganti Telnet yang memungkinkan akses yang lebih secure ke
remote-host.

TCP/IP - Transmission Control Protocol/Internet Protocol. Satu set protokol standar yang
digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam
jaringan. protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error
handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. TCP/IP harus dapat bekerja diatas
segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi
yang digunakan

Telnet - Perangkat lunak yang didesain untuk mengakses remote-host dengan terminal yang
berbasis teks, misalnya dengan emulasi VT100. Penggunaan Telnet sangat rawan dari segi sekuriti.
Saat ini penggunaan Telnet telah digantikan oleh protokol SSH dengan tingkat keamanan yang lebih
baik

Topologi - pengaturan keterhubungan antar sistem komputer. Terdapat bermacam-macam topologi
seperti bus, star, dan ring

Twisted Pair – Media yang digunakn pada topologi star. Media ini saat ini paling umum dipakai
karena topologi star paling banyak digunakan

UDP - User Datagram Protocol. Salah satu protokol untuk keperluan transfer data yang
merupakan bagian dari TCP/IP. UDP merujuk kepada paket data yang tidak menyediakan
keterangan mengenai alamat asalnya saat paket data tersebut diterima

VOIP - Voice over IP. VoIP adalah suatu mekanisme untuk melakukan pembicaraan telepon (voice)
dengan menumpangkan data dari pembicaraan melalui Internet atau Intranet (yang menggunakan
teknologi IP).

VPN - Virtual Private Network. Istilah ini merujuk pada sebuah network yang sebagian diantaranya
terhubung dengan jaringan internet, namun lalu lintas data yang melalui internet dari network ini
telah mengalami proses enkripsi (pengacakan). Hal ini membuat network ini secara virtual
"tertutup" (private).

VSAT - Very Small Aperture Terminal stasiun bumi yang digunakan pada satelit komunikasi sinyal
data, suara, dan video, kecuali pemancaran televisi. VSAT terdiri dari dua bagian: sebuah
transceiver yang diletakkan ditempat terbuka sehingga dapat secara langsung menerima sinyal dari UV
satelit dan sebuah piranti yang diletakkan dalam ruangan untuk menghubungkan transceiver dan
piranti komunikasi pengguna akhir(end user), seperti PC. VSAT dapat mengirimkan data sampai
dengan kecepatan 56 Kbps.

WAN - wide-area network. Komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan
dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio.

WAP - Wireless Application Protocol. Standar protokol untuk aplikasi wireless (seperti yang
digunakan pada ponsel). WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps.
Belakangan juga dikembangkan protokol GPRS yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan
WAP.

Workstation – adalah komputer yang terhubung dengan sebuah Local Area Network (LAN)

X.25 - adalah International Telecommunication Union-Telecomunication Standardization
Sector(ITU-T),protocol standard untuk komunikasi WAN. Bagaimana cara mengkoneksi
antara perlengkapan pengguna dan perlengkapan jaringan. X.25 didesain untuk
mengoperasikan keefektivan tanpa memperhatikan tipe system koneksi ke jaringan. Ini khususnya
digunakan untuk mengoperasikan dalam Packet Switched Networks (PSNs), contohnya perusahaan
telepon

Thursday, February 25, 2010

1. Telkomsel Flash – Halo/Simpati/As (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : FLASH
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”flash” 

2. Telkomsel GPRS – Halo/Simpati/As (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : wap
Password : wap123
Access Point : TELKOMSEL
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,”internet” 

3. Indosat – Matrix – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name :
Password :
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com”

4. Indosat – Mentari – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat
Password : indosat
Access Point : www.satelindogprs.com
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.satelindogprs.com” 

5. Indosat – IM3 – (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : gprs
Password : im3
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net” 

6. Indosat – IM3 – (Waktu)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : indosat@durasi
Password : indosat@durasi
Access Point : www.indosat-m3.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.indosat-m3.net 

7. XL – Xplor/Bebas/Jempol (Data)
Dial Up Number : *99***1#
User Name : xlgprs
Password : proxl
Access Point : www.xlgprs.net
Extra Setting : at+cgdcont=1,”IP”,” www.xlgprs.net”

8. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Data)
Dial Up Number : #777
User Name : telkomnet@flexi
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=1

9. Telkom Flexi – Classy/Trendy (Waktu)
Dial Up Number : 080989999
User Name : telkomnet@instan
Password : telkom
Access Point :
Extra Setting : at+crm=0 

10. Mobile 8 – Fren
Dial Up Number : #777
User Name : m8
Password : m8
Access Point :
Extra Setting : 

11. Starone
Dial Up Number : #777
User Name : starone
Password : indosat
Access Point :
Extra Setting :

12. Esia (Waktu)
Dial Up Number : #777
User Name : esia
Password : esia

Extra Setting :