Showing posts with label Server. Show all posts
Showing posts with label Server. Show all posts

Tuesday, March 17, 2015

Daftar Kode Blue Screen dan Solusinya

Daftar Kode Blue Screen dan Solusinya

● Attempted Write To Read only Memory (stop code 0X000000BE) ●
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.
Quote:
● Bad Pool Caller (stop code 0X000000C2) ●
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Selain itu error ini juga dapat disebabkan oleh hardware yang rusak/cacat. Apabila masalah ini muncul ketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya
Quote:
● Data Bus Error (stop code 0X0000002E) ●
Masalah ini biasanya disebabkan karena ada kerusakan/cacat pada hardware, biasanya adalah memory. Selain cacat pada memory bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk, ganti hardwarenya
Quote:
● Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0X000000D1) ●
Disebabkan drivers mengakses hardware address yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karena masalah seperti pada “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas
Quote:
● Driver Power State Failure (stop code 0X0000009F) ●
Disebabkan tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Atau coba men-disable “Windows’ support for power management”.
Quote:
● Driver Unloaded Without Cancelling Pending Operations (stop code 0X000000CE) ●
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas. Lihat masalah “Attempted Write To Readonly Memory" di atas.
Quote:
 Driver Used Excessive Ptes (stop code 0X000000D) ●
Lihat pada masalah “No More System PTEs,” di bawah.
Quote:
● Hardware Interrupt Storm (stop code 0X000000F2) ●
Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama
Quote:
● Inaccessible Boot Device (stop code 0X0000007B) ●
Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows. Coba lepas hardware yang bermasalah atau cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya
Quote:
● Kernel Data Inpage Error (stop code 0X0000007A) ●
Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard
Quote:
● Kernel Stack Inpage Error (stop code 0X00000077) ●
Penyebab mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.
Quote:
 Kmode Exception Not Handled (stop code 0X0000001E) ●
Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi
Quote:
● No More System PTEs (stop code 0X0000003F) ●
Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.
Apabila error tersebut sering muncul, coba untuk menambah alokasi untuk PTEs pada Windows dengan cara sebagai berikut:I
•Buka Registry Editor.
•Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Session Manager\Memory Management
•Double-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK.
•Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.
•Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya. when you’re done. The change will take effect when you restart Windows
Quote:
● NTFS File System (stop code 0X00000024) ●
Error disebabkan adanya masalah yang dilaporkan oleh Ntfs.sys (driver yang berfungsi untuk membaca dan menulis NTFS). Jika masih menggunakan file system FAT 32, error message yang timbul akan mirip (stop code 0X00000023). Masalah ini bisa diatasi dengan mengganti hardisk anda
Quote:
● Page Fault In Nonpaged Area (stop code 0X00000050) ●
Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Readonly Memory,” di atas.
Quote:
● Status Image Checksum Mismatch (stop code 0Xc0000221) ●
Kemungkinan penyebab error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.

Solusi 1 : Anda dapat menggunakan Driver Rollback atau System Restore dari safe mode, untuk mengembalikan driver sebelumnya. Anda juga dapat menggunakan Windows XP Professional pemulihan fitur seperti Konfigurasi Baik Terakhir yang Diketahui pilihan startup, Cadangan, atau Automated System Recovery untuk mengembalikan konfigurasi bekerja sebelumnya. Setelah mengembalikan dari media backup, anda mungkin perlu mengajukan permohonan kembali service pack atau hotfix, tergantung pada saat backup dilakukan.

Solusi 2 : Jika pesan Stop nama file tertentu, cobalah menggantinya secara manual dengan salinan dari Windows XP Professional sistem operasi CD dengan mode aman atau Recovery Console. Untuk sistem yang menggunakan FAT16 atau sistem file FAT32, Anda memiliki pilihan untuk menggunakan Windows 98 atau Windows Millennium Edition Emergency Boot Disk untuk mengakses hard disk.
Jika file asli dari CD sistem operasi memiliki nama file yang berakhir dengan tanda garis bawah (_) karakter, Anda tidak dapat menggunakan file sampai terkompresi. Konsol Pemulihan's Salin perintah ini sangat ideal untuk menyalin file terkompresi karena mendeteksi dan memperluas mereka. Jika Anda tidak menentukan nama file tujuan, Anda harus mengubah nama file diperluas dengan ekstensi yang benar sebelum menggunakannya. Dari safe mode atau Recovery Console, Anda dapat menggunakan perintah Expand uncompress dan menyalin file ke lokasi tujuan. Dalam Recovery Console, file yang diperluas diberi nama yang benar setelah disalin ke lokasi tujuan. Untuk informasi lebih lanjut tentang Expand Menyalin atau perintah, lihat Windows XP Help and Support Centre
Quote:
● Status System Process Terminated (stop code 0Xc000021A) ●
Disebabkan adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows
Quote:
● Unexpected Kernel Mode Trap (stop code 0X0000007F) ●
Umumnya error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prossesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking).
Quote:
● Unmountable Boot Volume (stop code 0X000000ED) ●
Disebabkan karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,”
Quote:
● Unable To Locate Dll (stop code 0 x00000135) ●
Biasanya disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.
Solusi : Jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya blue screen akan menampilkan informasi nam file yang berkaitan, anda dapat mencari computer network atau dokumen lain yang sesuai, dan meng-copynya ke folder Sistem SYSTEM32 subfolder. Jika blue screen tidak menunjukkan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registry, gunakan System Restore.
Quote:
● Thread Stuck In Device Driver (stop code x000000EA) ●
Biasanya disebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.
Solusi: Install driver terbaru untuk video card anda, jika tidak, anda perlu mengganti VGA untuk checking jika kegagalan masih terjadi
Quote:
● Bad Pool Caller (stop code 0 x000000C2) ●
Kesalahan driver berusaha untuk memasuki operasi memori. Biasanya driver atau software yang disebabkan oleh BUG.
Solusi : Cabut RAM, tukarkan/pindah-pindahkan slot-nya
Quote:
● Video Driver Init Failure (stop code 0 x000000B4) ●
Penghentian informasi yang seharusnya tidak memulai Windows karena berbasis grafis, sehingga tidak dapat masuk ke graphical interface. Masalah biasanya terletak pada kartu grafis, atau ada konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port).
Solusi : Masuk ke Safe Mode lihat apakah masalah teratasi, jika teratasi, silahkan meng-upgrade driver graphi card terbaru, jika masih gagal, kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel, buka "System Properties" di hardware -> Device Manager, double-klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam "resource tab" hilangkan/unselect "use automatic configuration", kemudian "input I / O range "of" 03BC "to" 0378"
Quote:
● ACPI BIOS Error (stop code 0 x000000A5) ●
Biasanya karena BIOS motherboard tidak mendukung/tidak support spesifikasi ACPI.
Solusi : Jika tidak ada file BIOS yang sesuai, maka dapat meng-instal-nya melalui CD Windows 2K/XP, ketika muncul "press F6 if you need to install a third-party SCSI or RAID driver" tekan tombol F7, jadi Windows akan secara otomatis mencegah instalasi ACPI HAL, dan instalasi PC Standar
Quote:
● Machine Check Exception (stop code 0 x0000009C) ●
Biasanya disebabkan oleh hardware. Pada umumnya terjadi karena masalah overclocking atau hardware (memori, CPU, bus, power supply).
Solusi : Jika overclocking, frekuensi CPU asli 请降 (Qing Xiang) akan memeriksa hardware
Quote:
● Kernel Mode Exception Not Handled (stop code 0 x0000008E) ●
Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.
Solusi : Upgrade ke driver terbaru atau meng-upgrade BIOS
Quote:
● NMI Hardware Failure (stop code 0 x00000080) ●
Biasanya disebabkan oleh hardware. (Sepertinya ada kesalahan lblue screen dan hardware bond)
Solusi : Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, ganti slot dan kemudian coba install driver terbaru, jika masalah muncul stelah update suatu driver, silakan kembalikan versi asli sebelumnya, untuk memeriksa apakah ada pencemaran di Goldfinger memori dan kerusakan, pemindaian virus, jalankan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk, memeriksa semua hardware add-in card. Jika masih gagal, hubungi perusahaan perbaikan komputer profesional dan minta bantuan
Quote:
● System Thread Exception Not Handled(stop code 0 x0000007E) ●
Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.
Solusi : Harap gunakan "Event Viewer" untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari akar penyebab kesalahan yang ditemukan
Quote:
● Registry Error (stop code 0 x00000051) ●
Deskripsi stop code, kesalahan system configuration manager atau kesalahan manajer karena hard disk itu sendiri memiliki kerusakan fisik atau file system, sehingga di dalam register file membaca input / output erorr.
Solusi : Gunakan "chkdsk / r" untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk
Quote:
● FTDISK Internal Error (stop code 0 x00000058) Kegagalan karena kesalahan driver utama.●
Solusi : Pertama coba restart komputer untuk melihat apakah dapat menyelesaikan masalah, Jika tidak, coba "Last Known Good Configuration" untuk menyelesaikan
Quote:
● Critical Service Failed (stop code 0 x0000005E) ● Awal yang sangat penting untuk mengidentifikasi sistem yang disebabkan.
Solusi : Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, lalu buka Internet untuk memeriksa daftar apakah hardware itu kompatibel dengan Windows 2K/XP, dan kemudian restart komputer Anda, jika blue screen muncul, gunakan "Last Known Good Configuration" ,jika gagal, dianjurkan untuk memperbaiki atau re-install
Quote:
● Session3 Initialization Failed (stop code 0 x0000006F) ●
Error ini biasanya muncul pada Windows startup, biasanya muncul pertanyaan driver atau kerusakan yang timbul dari sistem file.
Solusi : Direkomendasikan bahwa penggunaan CD instalasi Windows untuk memperbaiki instalasi sistem
Quote:
● Process Has Locked Pages(stop code 0 x00000076) ●
Biasanya karena driver pada penyelesaian input / output.
Solusi :
- Langkah pertama: Klik Start -> Run: regedt32, cari [HKLM \ SYSTEM \ Currentcontrol Set \ control \ session manager \ memory management], double-byte value di sisi kanan "TrackLockedPages", nilai 1.
- Langkah Kedua: Jika blue screen lagi, maka pesan kesalahan akan menjadi: STOP: 0x0000000CB (0xY, 0xY, 0xY, 0xY) DRIVER_LEFT_LOCKED_PAGES_IN_PROCESS salah satu dari keempat "0xY" akan muncul nama driver yang menjadi masalah, repair atau uninstall driver yang muncul.
- Langkah ketiga: Untuk masuk ke registri, hapus "TrackLockedPages" yang sudah ditambahkan tadi.
Multiple IRP Complete Request (stop code 0 x00000044) Biasanya disebabkan oleh driver perangkat hardware.
Solusi : Uninstall driver yang baru diinstal.
Quote:
● RDR File System (stop code 0 x00000027) ●
Penyebab kesalahan ini sulit untuk dinilai, tetapi "out of Windows memory management problem" kemungkinan akan menyebabkan munculnya stop code ini.
Solusi : Jika hal itu disebabkan karena memory management, meningkatkan/upgrade memori (RAM) akan memecahkan masalah
Quote:
● 0x0000004E - PFN_LIST_CORRUPT ●
Mungkin RAM-nya cacat/rusak. Check suhu system, bisa disebabkan oleh system overheating. Gunakan RAM Tester untuk menguji RAM-nya cacat atau tidak, kalau masih garansi RMA saja, bisa diuji dengan mengganti RAM, atau mencopot salah satu RAM. Problem ini juga biasanya muncul karena ada bug driver, BIOS atau problem pada hardware. Detail teknisnya yaitu daftar Page Frame Number (PFN) corrupt, khususnya disebabkan dengan melewati daftar deskriptor memori yang buruk. Setelah Stop Code akan terdapat 4 nilai heksa: {Parameter 1, Parameter 2, Parameter 3, Parameter 4}.

Parameter 1 menjelaskan tipe violation (Parameter lainnya tergantung tipe komputer)
0x00000001 Head daftar corrupt
0x00000002 daftar masukan corrupt
0x00000007 Driver telah meng-unlock sebuah halaman tertentu lebih banyak dari yang di-lock-nya.
0x0000008F halaman bebas atau kosong dari list head corrupt
0x00000099 Page Table Entry (PTE) atau PFN corrupt
0x0000009A driver mencoba membersihkan page yang masih terkunci untuk IO.

Solusi Lain :
* Pastikan semua RAM (Jika lebih dari satu) tipe speed-nya sama. Beberapa motherboard tidak support jika speed RAM-nya berbeda.
* Jika problem ini muncul setelah menambahkan RAM, coba copot RAM yang baru ditambahkan.
* Check RAM-nya dah kenceng atau belum, pastikan sudah "klop" di socket-nya.
* Pastikan motherboard support RAM.
* Jika masalah masih ada, kemungkinan masalahnya disebabkan oleh memory pada video card, coba grafik card lain.


Gunakan fitur "Last Known Good Configuration"
1. Reboot computer.
2. F8 ketika akan masuk operating system loading screen.
3. Pilih opsi Last Known Good Configuration.

Tambahan :
Jika problem ini muncul setelah meng-install software baru, uninstall software-nya. Update semua driver, BIOS, Graphic Card, Motherboard, Operating System, dll.

BSOD codes for overclocking
Quote:
BSOD Codes for i7 x58 chipset
0x101 = increase vcore
0x124 = increase/decrease QPI/VTT first, if not increase/decrease vcore...have to test to see which one it is
0x0A = unstable RAM/IMC, increase QPI first, if that doesn't work increase vcore
0x1A = Memory management error. It usually means a bad stick of Ram. Test with Memtest or whatever you prefer. Try raising your Ram voltage
0x1E = increase vcore
0x3B = increase vcore
0x3D = increase vcore
0xD1 = QPI/VTT, increase/decrease as necessary, can also be unstable Ram, raise Ram voltage
0x9C = QPI/VTT most likely, but increasing vcore has helped in some instances
0x50 = RAM timings/Frequency or uncore multi unstable, increase RAM voltage or adjust QPI/VTT, or lower uncore if you're higher than 2x
0x109 = Not enough or too Much memory voltage
0x116 = Low IOH (NB) voltage, GPU issue (most common when running multi-GPU/overclocking GPU)
0x7E = Corrupted OS file, possibly from overclocking. Run sfc /scannow and chkdsk /r
BSOD Codes for SandyBridge
Quote:
0x124 = add/remove vcore or QPI/VTT voltage (usually Vcore, once it was QPI/VTT)
0x101 = add more vcore
0x50 = RAM timings/Frequency add DDR3 voltage or add QPI/VTT
0x1E = add more vcore
0x3B = add more vcore
0xD1 = add QPI/VTT voltage
“0x9C = QPI/VTT most likely, but increasing vcore has helped in some instances”
0X109 = add DDR3 voltage
0x0A = add QPI/VTT voltage
Solusi Tambahan : 

1.a.Startup dengan menggunakan Last Known Good Configuration untuk membatalkan perubahan registri terbaru dan driver.
b.Gunakan System Restore untuk membatalkan perubahan sistem
c.Roll Back device driver ke versi a anda sebelum meng-update driver

2.Scan komputer Anda untuk virus. Beberapa virus dapat menyebabkan kesalahan STOP, terutama yang menginfeksi master boot record (MBR) atau boot sector.

3 .Verifikasi bahwa jumlah minimum ruang kosong tersedia pada partisi Windows Anda. HENTIKAN pesan dan masalah serius lainnya, seperti korupsi data dapat terjadi jika tidak ada cukup ruang bebas pada partisi utama Anda digunakan untuk sistem operasi Windows.

*Catatan: Microsoft menganjurkan agar Anda mempertahankan setidaknya 100MB ruang gratis tapi saya rutin melihat masalah dengan ruang bebas yang rendah. Saya biasanya menyarankan pengguna Windows untuk menyimpan setidaknya 15% dari kapasitas drive gratis di setiap saat.

4. Update driver untuk hardware anda. Pesan BERHENTI Kebanyakan perangkat keras dan driver driver sehingga update terkait bisa memperbaiki penyebab kesalahan STOP.

5. Periksa Sistem dan log Aplikasi di Event Viewer (Vista / XP) untuk kesalahan atau peringatan yang mungkin memberikan petunjuk lebih lanjut tentang penyebab kesalahan STOP.

6. Kembali pengaturan hardware untuk default di Device Manager. Kecuali anda memiliki alasan tertentu untuk melakukannya, sumber daya sistem yang sepotong individu hardware dikonfigurasi untuk digunakan dalam Device Manager harus di set ke default. Non-default setting hardware telah diketahui menyebabkan kesalahan STOP.

7. Kembali pengaturan BIOS untuk tingkat standar mereka. Sebuah BIOS overclock atau terkonfigurasi dapat menyebabkan semua jenis masalah acak, termasuk kesalahan STOP.

*Catatan: Jika Anda telah membuat beberapa kustomisasi pengaturan BIOS (overcloking) dan tidak ingin beban yang default maka setidaknya mencoba kembali clock speed, pengaturan tegangan, dan pilihan memori BIOS ke pengaturan default mereka dan melihat apakah yang perbaikan kesalahan STOP .

8.Pastikan semua kabel internal, kartu, dan komponen lainnya yang telah terinstal dan duduk dengan benar. Hardware yang tidak tegas di tempat dapat menyebabkan kesalahan STOP jadi coba reseating tes berikut dan kemudian untuk STOP pesan lagi:

Pasang kembali semua data internal dan kabel listrik
Pasang kembali modul memori/RAM
Pasang kembali semua kartu ekspansi/expansion cards

9.Lakukan tes diagnostik pada semua perangkat keras anda dapat menguji. Ini sangat mungkin bahwa akar penyebab dari setiap kesalahan STOP diberikan adalah bagian dari perangkat keras gagal:

Uji memori sistem Anda
Test drive hard disk Anda
Jika tes gagal, ganti memori atau mengganti hard drive sesegera mungkin.

Tool : BlueScreenView 
Source : kaskus.co.id

Saturday, August 09, 2014

Konfigurasi DNS Unbound Ubuntu

install DNS UNBOUND

# apt-get install unbound
# cd /etc/unbound
# wget ftp://FTP.INTERNIC.NET/domain/named.cache
# unbound-control-setup
# chown unbound:root unbound_*
# chmod 440 unbound_*


saya menganjurkan backup unbound.conf dulu sebelum diobok-obok

# cp /etc/unbound/unbound.conf /etc/unbound/unbound.conf.asli

hapus semua isi tulisan file /etc/unbound/unbound.conf dan isikan ini

#######################################################################

#######################################################################

server:

verbosity: 1
statistics-interval: 0
extended-statistics: yes
statistics-cumulative: no
interface: 192.168.102.250 # saya revisi harus ada lan / eth1
interface: 127.0.0.1

# penggunaan cpu, nilai 1 = no threading, nilai 2 = go threading
num-threads: 2

# nilai 2 kali dari  num-threads: 2
msg-cache-slabs: 4
rrset-cache-slabs: 4
infra-cache-slabs: 4
key-cache-slabs: 4

# gunakan 1/10 dari memory misal memory 512 mb
# msg-cache size = 512 / 10 = 51,2 ato 50 m
# untuk rrset-cache-size = msg-cache-size X 2
rrset-cache-size: 1640m
msg-cache-size: 820m  

# rumus untuk single core pentium 4 adalah memory : 2
# sedangkan untuk dual core dan lainya rumusnya 1024/cores - 50
outgoing-range: 4096

# Larger socket buffer.  OS may need config.
so-rcvbuf: 4m

num-queries-per-thread: 1024
    
cache-max-ttl: 86400
infra-host-ttl: 900
infra-lame-ttl: 900
       
infra-cache-numhosts: 10000
infra-cache-lame-size: 10k
       
key-cache-size: 4m

do-ip4: yes
do-ip6: no
do-udp: yes
do-tcp: yes
do-daemonize: yes

access-control: 0.0.0.0/0 refuse
access-control:192.168.102.0/24 allow # saya revisi juga harus ada lan / eth1
access-control: 127.0.0.0/8 allow
   
chroot: "/etc/unbound"
username: "unbound"
directory: "/etc/unbound"
#logfile: "/squid-log/unbound.log"
#use-syslog: yes
logfile: ""
use-syslog: no
#pidfile: "/etc/unbound/unbound.pid"
root-hints: "/etc/unbound/named.cache"
     
identity: "DNS"
version: "1.4"
hide-identity: yes
hide-version: yes
harden-glue: yes
do-not-query-address:192.168.102.0/24 # saya revisi harus ada lan / eth1
do-not-query-address: 127.0.0.1/8
do-not-query-localhost: yes
module-config: "iterator"

#zone localhost
local-zone: "localhost." static
local-data: "localhost. 10800 IN NS localhost."
local-data: "localhost. 10800 IN SOA localhost. nobody.invalid. 1 3600 1200 604800 10800"
local-data: "localhost. 10800 IN A 127.0.0.1"

local-zone: "127.in-addr.arpa." static
local-data: "127.in-addr.arpa. 10800 IN NS localhost."
local-data: "127.in-addr.arpa. 10800 IN SOA localhost. nobody.invalid. 2 3600 1200 604800 10800"
local-data: "1.0.0.127.in-addr.arpa. 10800 IN PTR localhost."

#########
#########

#zone tns.net, samakan dengan dhcp
local-zone: "tns.net." static
local-data: "tns.net. 86400 IN NS ns1.tns.net."
local-data: "tns.net. 86400 IN SOA tns.net. hostmaster.tns.net. 3 3600 1200 604800 86400"
local-data: "tns.net. 86400 IN A 10.10.108.40"
local-data: "www.tns.net. 86400 IN A 10.10.108.40"
local-data: "ns1.tns.net. 86400 IN A 10.10.108.40" # sama didhcp server

# layanan mail
local-data: "mail1.tns.net. 86400 IN A 192.168.2.2"
local-data: "tns.net. 86400 IN MX 10 mail1.tns.net."
local-data: "tns.net. 86400 IN TXT v=spf1 a mx ~all"
# dns bind hanya diremove systemnya bukan file nya dengan tasksel
local-zone: "168.192.in-addr.arpa." static
local-data: "168.192.in-addr.arpa. 10800 IN NS tns.net."
local-data: "168.192.in-addr.arpa. 10800 IN SOA tns.net. hostmaster.tns.net. 4 3600 1200 604800 864000"
local-data: "250.102.168.192.in-addr.arpa. 10800 IN PTR tns.net."

#########

#########
forward-zone:
name: "."
forward-addr:192.168.102.250 # ini saya revisi forward dns local harus ada
forward-addr: 180.131.144.144
forward-addr: 180.131.145.145
# anda bisa menambah lebih banyak lagi dns spidol
                    
remote-control:

control-enable: yes
control-interface:192.168.102.250 # saya revisi lan / eth1 harus ada
control-interface: 127.0.0.1
control-port: 953
server-key-file: "/etc/unbound/unbound_server.key"
server-cert-file: "/etc/unbound/unbound_server.pem"
control-key-file: "/etc/unbound/unbound_control.key"
control-cert-file: "/etc/unbound/unbound_control.pem"
 
#######################################################################
#######################################################################
save dan tutup kemudian check konfigurasi unbound diputty


# unbound-checkconf /etc/unbound/unbound.conf

jika komeng keluarnya gini

unbound-checkconf: no errors in /etc/unbound/unbound.conf


berarti konfigurasi sudah betul.
tambahkan dns option pada file /etc/network/interfaces agar modem bisa mengarah ke localhost 127.0.0.1
buka file /etc/network/interfaces. tambahakan baris berikut setelah gateway modem dan sebelum auto eth1
lihat tulisan merah


auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.3.2
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.3.255
gateway 192.168.3.1

# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 127.0.0.1

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.2.2
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.2.255


save dan restart networking

Sunday, May 11, 2014

Arti Setingan Squid.conf

hosts_file
/etc/hosts opsi ini untuk memerintahkan squid untuk melihat entri yang ada di /etc/hosts, hal ini berguna jika anda ingin memblokir iklan atau situs jahat dengan memanfaatkan file /etc/hosts.
 
dns_nameservers
208.67.222.222 208.67.220.220 Ini Penting! Squid akan mem-pause (menghentikan sementara) koneksi ketika melakukan DNS lookup. Dengan memasukkan DNS, maka akan mencegah hal ini. Disini saya menggunakan DNS dari OpenDNS.
 
cache_replacement_policy
heap LFUDA ini adalah pilihan replacement policy, dimana saya menggunakan heal LFUDA. Anda bisa menggunakan pilihan lain, info lengkap perihal cache_replacement_policy,
 
cache_swap_low 90
adalah prosentase dimana squid akan melakukan pembersihan cache, jadi jika anda memiliki 10 GB , maka squid akan melakukan pembersihan cache lama pada penggunaan 9 GB.
 
cache_swap_high 95
secara agresif squid akan menghapus file cache lama dengan menggunakan opsi replacement policy yang disebutkan diatas.
 
maximum_object_size_in_memory 50 KB
Ini untuk menentukan besaran file yang akan disimpan di memori. Pada konfigurasi ini saya mengaturnya maksimum hanya 50 KB, ini agar tidak mengganggu memori. Penyimpanan file yang besar di memori akan memberikan beban tinggi sehingga mmeori tidak bisa dikontrol dengan baik.
 
cache_dir aufs /var/spool/squid 10000 16 256
Dianjurkan untuk tidak mengubah opsi AUFS, karena opis ini memiliki performa yang lebih bagus dari opsi lain. Angka 10000 adalah jumlah besarnya file cache yang digunakan squid dalam MB.
 
cache_mem 64 MB Jangan mengatur cache_mem terlalu besar. Cache_mem menunjukkan jumlah maksimal RAM yang digunakan oleh squid untuk menyimpan obyek di memori. Ingat, squid membutuhkan RAM sekitar 100 MB per 1 GB file cache. Jadi, jika anda memiliki 10 GB file cache, maka squid membutuhkan RAM minimal 1 GB.
 
memory_pools off
Menghentikan squid menempel di memori ketika tidak ada aktifitas.
 
maximum_object_size 50 MB
ini adalah jumlah maksimum obyek yang akan disimpan oleh squid. Dianjurkan untuk tidak mengaturnya terlalu besar.
 
quick_abort_min 0 KB
opsi ini sangat berguna, tetapi dalam kasus tertentu akan membuat squid tidak optimal. Quick_abort_time akan mengevaluasi berapa banyak sisa data yang akan ditransfer jika klien membatalkannya. Jika nilainya berada dalam range quick_abort, maka quid akan melanjutkan download sampai selesai dan kemudian menyimpannya di cache. Memang terdengar bagus, namun masalah akan muncul jika klien melakukan beberapa koneksi, maka squid akan menyelesaikan proses download untuk semua koneksi, dan akibatnya squid menjadi lambat. Dengan mengaturnya ke angka 0, maka squid akan menonaktifkan opsi ini.
 
quick_abort_max 0 KB
fungsi sama dengan quick_abort_min
 
log_icp_queries off
jika anda menggunakan cache_peer, maka opsi ini akan menghentikan squid untuk selalu melakukan query ke masing-masing cache_peer.
 
client_db off
jika diaktifkan maka squid akan menyimpan statistik semua klien, hal ini bisa membebani memori, maka sebaiknya dinonaktifkan.
 
buffered_logs on
melakukan buffering pada penulisan file log, dapat meingkatkan performa squid.
 
half_closed_clients off
mengirimkan connection-close ke klien sehingga membuka setengah koneksi untuk squid.

Friday, February 25, 2011

Cara Membuat Streaming Radio dari server sendiri ::.

Dikirim oleh : Po3nX, pada 06-02-2011, kategori : Tips & Trick
"
Beberapa hari yang lalu sempat janji mau bikinkan tutorial untuk cara mudah membuat server streaming radio sendiri, tanpa harus membayar hosting server, tapi berhubung banyak kesibukan lain, baru sekarang sempat ngetik - ngetik tutorialnya.
Ada beberapa software yang bisa digunakan untuk membuat server streaming radio sendiri, diantaranya bisa menggunakan Icecast server, atau bisa juga menggunakan SHOUTcast Distributed Network Audio Server (DNAS), nah dalam tutorial kali ini saya akan menggunakan Shoutcast DNAS versi 1.9.8 (versi stabil untuk saat ini). Shoutcast DNAS ini bisa jalan di Linux, Windows, MAC OSX maupun Free BSD, memang akan lebih baik jika kita menggunakan Linux sebagai server, akan tetapi untuk tutorial kali ini saya akan menyampaikan bagaimana membuat server radio streaming langsung dari pc Windows anda."
Apa saja yang harus disiapkan untuk membuat server streaming radio sendiri ?:
1. Koneksi Internet (tentu wajib jika anda ingin streaming anda bisa didengarkan oleh public)
2. SHOUTcast DNAS v1.9.8 ( bisa didownload di http://yp.shoutcast.com/downloads/sc1-9-8/shoutcast-dnas-1-9-8-windows.exe )
3. Winamp (disarankan yang versi 5.4 keatas)
4. SHOUTcast DSP Plug-In for Winamp ( bisa didownload di http://download.nullsoft.com/shoutcast/tools/shoutcast-dsp-2-1-3-windows.exe )
5. DynDNS updater ( bagi yang tidak memiliki koneksi internet dengan static IP, supaya alamat streaming anda tidak menggunakan IP address dan otomatis update setiap anda terkoneksi ke internet )

Ok, kita mulai saja installasinya,
Pertama kita install dulu Shoutcast DNAS nya, untuk saat ini versi yang stabil adalah versi 1.9.8, saya pernah mencoba versi terbarunyaakan tetapi masih menemui berbagai kendala saat streaming didengarkan dari winamp clientnya, oleh karena itu saya sarankan anda menggunakan yang versi 1.9.8 saja, pada saat installasi ketika anda disuruh memilih paket apa yang akan diinstall anda pilih saja Server (GUI version dan DNAS Config files and readme atau lebih jelasnya lihat screenshoot berikut :



Lanjutkan proses installasinya klick next hingga selesai.
OK, server sudah siap sekarang kita perlu winamp beserta DSP pluginnya untuk shoutcast radio kita ke server yang telah kita install sebelumnya. jika anda sudah memiliki winamp maka anda tinggal menginstall SHOUTcast DSP pluginnya, akan tetapi jika anda belum menginstall Winamp di pc anda maka anda harus menginstall Winamp terlebih dahulu setelah itu baru install SHOUTcast DSP pluginnya. untuk proses installasinya tidak akan saya jelaskan secara detail, anda tinggal double klick pada file installernya kemudian ikuti perintahnya.
Setelah Winamp beserta DSP pluginnya terinstall berikutnya jalankan Winamp anda kemudian klick pada menu Options --> Preferences lalu click pada DSP/Effect lalu klick pada Nullsoft SHOUTcast source DSP v.2.1.3, atau lebih jelasnya lihat screenshoot berikut:



setelah anda click pada Nullsoft SHOUTcast source DSP v.2.1.3 maka jendela pluginnya akan terbuka, kurang lebih seperti berikut ini:



setelah muncul jendela seperti diatas maka jendela Winamp Prefferences bisa anda tutup,
OK, plugin sudah siap sekarang kita perlu menjalankan SHOUTcast servernya sebelum melakukan streaming, tapi sebelumnya kita perlu mengedit file configurasinya, file konfigurasinya ada defaultnya ada di c:\Program Files\SHOUTcast\sc_serv.ini
adapun konfigurasi yang perlu diedit adalah sbb:

MaxUser=100(isi dengan maksimum user yang bisa mendengarkan streaming kita)
Password=test123 (ganti dengan password yang akan dipake untuk melakukan koneksi dari Winamp Plugin )
PortBase=8000 (ganti dengan port yang akan digunakan, defaultnya 8000)

simpan file konfigurasi tersebut kemudian jalankan servernya, caranya anda jalankan dari start menu --> All Programs --> SHOUTcast DNAS --> SHOUTcast DNAS (GUI ) maka akan tampil jendela sbb:



OK, server sudah siap, sekarang kita tinggal setting pada DSP Plugin di winampnya, pada jendela DSP winamp anda click pada tab Output, kemudian click pada tab Yellowpages, centang pada Make this server public (recomended), kemudian isi Description, URL, Genre, AIM,ICQ,IRC dengan informasi radio anda, kemudian untuk track titlenya jika anda langsung broadcast lagu - lagu dari winamp anda bisa mencentang use winamp, atau jika anda broadcast dari line in anda bisa mengisi dengan nama radio anda pada bagian Now, lihat screenshoot berikut:



masih pada tab Output, click pada tab encoder, Encoder Type-nya pilih MP3 Encoder, kemudian Encoder Settingnya pilih 56kbps, 44.100kHz, stereo, atau sesuaikan dengan kemampuan koneksi anda, lihat screenshoot berikut:



kemudian klick pada tab Connection, pada bagian Address masukkan localhost, kemudian pada port masukkan port sesuai dengan file konfigurasi tadi, jika anda tidak merubah portnya maka defaultnya 8000, kemudian pada Password, masukkan password sesuai dengan setting konfigurasi di atas misalkan test123, lalu centang pada Auto Connect maka shoutcast anda akan otomatis terkoneksi ke server anda, dan anda bisa lihat pada bagian status jika anda telah terkoneksi maka anda bisa melihat timernya kemudian jumlah bytes sent-nya, perhatikan screenshoot berikut ini untuk lebih jelasnya :



OK langkah selanjutnya adalah mengatur input ke servernya, anda bisa menggunakan input melalui Line In, atau jika anda ingin melakukan broadcast lagu2 yang sedang anda putar di winamp anda bisa memilih inputnya dari winamp, lihat screenshoot berikut:



Sampai pada tahap ini jika anda menggunakan koneksi dengan mode Dial Up langsung dari PC yang anda gunakan, maka streaming anda bisa langsung didengarkan melalui winamp atau Windows media Player melalui alamat ip public anda dengan alamat : ip_public:port/listen.pls, contohnya jika ip_public anda 125.160.40.1 kemudian di file konfigurasi anda menggunakan port 8000, maka alamat streaming anda adalah http://125.160.40.1:8000/listen.pls, anda bisa melihat ip public anda dengan mengunjungi web http://www.whatismyip.com/


tapi jika anda terkoneksi ke internet dengan modem ADSL (misalkan speedy) dengan mode PPPoE/Routing maka anda perlu mengubahnya menjadi mode Bridge, kemudian membuat Dial Up ke modem dari pc anda, karena tanpa mode Bridge, maka ketika user membuka alamat sesuai ip public anda maka user tersebut akan terkoneksi ke modem anda, bukan ke pc anda secara langsung, tentang bagaimana cara merubah mode koneksi ini silahkan anda cari melalui paman Google, banyak sekali artikel - artikel yang telah membahasnya.

Atau cara lainnya jika anda tidak ingin repot2 mengganti mode koneksi, yang tentunya juga akan merubah setting gateway di jaringan LAN anda, maka anda bisa menggunakan fasilitas Port Forwarding di modem anda, caranya dengan membuat Virtual Server di modem anda, sebagai contoh saya menggunakan modem HUAWEI SmartAX MT882a, maka langkah untuk setting Port Forwardingnya adalah sbb:
login ke admin modem anda melalui browser, kemudian klick pada Basic --> NAT --> Virtual Server, seperti screenshoot berikut:



setelah itu silahkan masukkan portnya sebagai berikut:



setelah setting disimpan, restart modem anda, maka sekarang streaming anda sudah bisa diakses dari public, akan tetapi jika anda menggunakan koneksi internet yang tidak memberikan static IP kepada anda, anda pasti akan mengalami masalah ketika modem anda restart, karena alamat ip anda akan otomatis berubah, dan ini pasti sangat merepotkan, untuk itu anda perlu membuat account di DynDNS (http://www.dyndns.com/) yang akan mengganti alamat ip anda dengan alamat domain, anda boleh mendaftar secara gratis melalui alamat https://www.dyndns.com/account/services/hosts/add.html silahkan masukkan hostnamenya dengan alamat yang anda kehendaki kemudian Service typenya pilih Host with IP address, kemudian pada IP address masukkan alamat ip anda, lihat scrreenshoot berikut :



lanjutkan proses registrasinya, dan setelah selesai kemudian download dan install DynDNS updaternya dari alamat https://www.dyndns.com/support/clients/ supaya setiap kali pc anda terkoneksi ke internet maka domain anda akan terupdate sesuai dengan alamat ip anda, sehingga sekarang alamat streaming anda tidak akan berubah - ubah, misalkan http://po3nx.mine.nu:8000/listen.pls

thank for

Po3nX

Monday, December 06, 2010

Billing Printer With PaperCut Print Logger

Paper Cut Print Logger adalah software freeware yang berguna untuk merekam aktivitas printer. Software ini sangat berguna untuk warnet atau jasa pengetikan yang ingin mengontrol/menghitung jumlah print yang dilakukan tiap hari oleh operator, software ini juga bisa mencetak kegiatan printer yang berasal dari sharing jaringan, software ini di buka melalui web browse.  Download

Sunday, August 22, 2010

Membuat Server FTP Pada Win XP

Membuat Server FTP, Server FTP merupakan suatu server yang menyediakan akses file dengan proses transfer menggunakan protocol  FTP (File Transfer Protokol). Dalam pengadaannya dibutuhkan sebuah server yang mana server tersebut harus memiliki layanan FTP terinstall di dalamnya.
Meskipun menggunakan nama “server” namun pada kenyataannya anda tidak melulu harus menggunakan system operasi server seperti windows 2000 server, windows 2003 server, windows 2008 server,  linux ataupun SO server yang lainnya.Windows XP sendiri bisa buat sebagai FTP server tampa penambahan software apapun cuku hanya dengan bawaan nya sendiri
langkah-langkah berikut ini.
  1. Klik “Start > Control Panel > Add Or Remove Programs”.
  2. Klik IconAdd/Remove Windows Components” yang terdapat di sisi kiri jendela.
  3. Pilih menu “Internet Information Services (IIS)” yang berada di bawah Components kemudian klik tombol “Details . . ”. 
  4. Beri tanda cek di depan “File Transfer Protokol (FTP) Services”.
  5. Klik tombol ”OK” kemudian klik “Next” untuk memulai instalasi server FTP.
  6. Saat diminta CD instalasi Windows, masukkan CD tersebut.
  7. Setelah instalasi selesai, klik “Finish”. FTP server dapat langsung anda gunakan tanpa harus me-restart Windows.
  8. Klik menu “Start > Control Panel > Performances and Maintenance > Administrative Tools > Internet Information Services”. Untuk mengatur konfigurasi server FTP.
  9. Seting tempat/ drive/folder yg akan di share, dan beri hak akses apa aja
  10. Test ftp dari komputer lan dengan cara ketik di address mozilla "ftp://192.168.1.90"(ip ftp server"http://www.youtube.com/watch?v=WB9JwIWZDz4

Selamat Mencoba